Titisan Rockstar

Titisan Rockstar, Sindiran JONI untuk Musik Cengeng

Era musik Indonesia tahun 2000-an ditandai dengan kemunculan banyaknya kelompok band dan musisi. Mereka mengusung aliran tertentu dan mencoba eksis dalam industri ini sekuat tenaga. Konsep bermusik yang ditawarkanpun beragam, mulai dari pop, rock sampai yang melankolis. Aneh bin ajaib, pengusung musik bersyair cinta dengan melodi lambat (slow)
The Changcuters & Misteri Kalajengking Hitam

The Changcuters & Misteri Kalajengking Hitam : Rock n Roll Yang Bercampur Berbagai Genre Musik

Sama dengan album terdahulu, Tria cs masih menyuguhkan rock n roll yang kental. Namun bedanya, kali ini mereka bereksperimen dengan mencampurkan musik tersebut dengan berbagai genre seperti dance, jazz, blues, brit pop dan juga country. Jadi secara musikalitas, sebuah kemajuan bagi The Changcuters.
My First Love

My First Love : Cinta Pertama VIERRA Taklukan Musik Indonesia

Secara keseluruhan, album yang ditelurkan band beranggotakan Kevin Aprilio, Widy Soediro, Raka Cyril dan Trian ini sangat catchy. Konsep yang mereka hadirkan sungguh kreatif dan berbeda dari band kebanyakan.
Menunggu

Menunggu : Dangdut Modern Ala Ridho Rhoma & Sonet 2 Band

Ridho Rhoma dan Sonet 2 Band muncul ditengah kelesuan musik dangdut di hati kaum muda, dengan terobosan yang cukup fenomenal.
Sang Juara

Sang Juara : MAIA Naik Satu Level

Maia menunjukkan keteguhan dan kekuatan dengan menampilkan kreativitas yang naik satu level dari karya-karyanya sebelum ini.
Malu Malu Dong

Malu-Malu Dong : T2 Tampilkan Pop yang Lebih Fresh

Secara keseluruhan, album kedua duet jebolan Akademi Fantasi Indosiar (AFI) 2005 ini bisa dibilang mengalami peningkatan terutama dalam segi musikalitas. Kini T2 mulai berani menghias vokal mereka yang manja dengan memasukan unsur string seperti biola, sampai distorsi gitar yang nge-rock.
Generasi Biru The Movie

Generasi Biru, Kado HUT ke-25 Slank

Kehadiran film dokumenter musikal yang diperankan para personel Slank, "Generasi Biru" bisa dibilang merupakan kado Indah di hari kelahiran kelompok musik legendaris pop-rock Indonesia. Tidak hanya itu, film garapan sutradara beken, Garin Nugroho
In Medio

In Medio : Masterpiece ANDA yang Patut Diacungi Jempol

"In Medio" yang artinya berada di antara, memang dirasa cocok sekali mewakili keseluruhan album yang berisi 12 lagu ditambah satu interlude ini. Pasalnya album tersebut memang benar-benar berada di antara, dimana tak ada kotak-kotak genre musik tertentu saja.
Dewi Cinta

Dewi Cinta : Daur Ulang Cara Baru Ala Mahadewi

Meski tak jauh berbeda dari album Dewi Dewi dahulu yang didominasi lagu-lagu ciptaan Ahmad Dhani yang didaur ulang, namun dalam album berisi 11 lagu ini ada nuansa baru yang ditawarkan Mahadewi. Disinilah musik pop, rock dan rap berpadu.
Realistis/Idealis

Realistis/Idealis : Ello yang Idealis Namun Tetap Realistis

Ello yang dulu dikenal lewat musik pop bernuansa jazzy dan R&B, menghilang selama sekitar tiga tahun. Kini, pria bernama lengkap Marcello Tahitoe itu kembali menggebrak dunia musik tanah air lewat album "Realistis/Idealis".