Baralek Gadang, Karya Emerald yang Mumpuni

Album karya Emerald Band bertajuk "Baralek Gadang"  tidak bisa dilepaskan dari jajaran album Jazz Fusion  tanah air.  Melongok permainannya, bisa jadi kita tidak percaya, jika Indonesia memiliki kelompok musik dengan permainan musik yang sangat mumpuni.

Karakter bermusik Emerald memang sangat kental dengan nuansa Jazz yang sangat eksploratif. Pakem yang diambil terkadang aneh, namun masih tetap enak ditelinga. Bisa dimaklumi, para personelnya yang terdiri dari Ricky Johannes (Vokal), Morgan Sigarlaki (Guitar), Edwin Saladdin (Keyboard), Roedyanto (Bass), dan Yayang (Drum) merupakan  musisi berbakat dengan segudang prestasi.

Morgan Sigalarki, Pria kelahiran 26 November 1960 ini pernah menyabet "The Best Guitar Pra LMC 86", Edwin Saladdin pernah meraih BASF Award tahun 1987 dan jago dalam aransemen dan arranger lagu. Roedyanto juga jagonya bass era 80-an, pernah menjadi The Best Bassis pada LMC tahun 1986, dan The Best Bassist dalam Band Explosion di Hongkong tahun 1988. Sementara Juni Zairin atau yang lebih dikenal Yayang, juga memiliki jam terbang yang tinggi, diantaranya pernah "mampir" dalam band Rahwana, Caraka, Kharisma dan Black Fantasi.  Tak ketinggalan, Bernhard Ricky Johannes (Ricky Jo), juga memiliki banyak prestasi, misalkan menjadi juara I dan penampilan terbaik bintang radio/TV DKI remaja tahun 1983, juara II pop singer DKI tahun 1980, dan Juara III penampikan terbaik bintang radio/TV tingkat nasional.

Emerald Band tidak pernah "tanggung" dalam bermusik. Seluruh lagu dalam "Baralek Gadang" digarap secara total. Komposisi "Hanya Angan" karya Iwang Noorsaid & Roedyanto dibawakan dengan  model nge-beat ala Fusion. Edwin yang paham dengan permainan synthesizer membubuhi beberapa nada dengan cymbal. Permainan musik yang kuat didukung dengan olah vokal Ricky jo yang dinamis dan terdengar sangat "empuk".

Tembang "Baralek Gadang" yang dibawakan secara instrumental diolah sempurna oleh para personelnya dan sanggup menghadirkan nuansa musik Sumatra Barat (Padang)

Alunan "Gantolle" dibawakan dengan sangat ekspresif oleh Emerald. Karya Morgan ini dibuat dengan model yang musik yang lembut, namun tetap bisa menghadirkan aroma Fusion didalamnya.  Begitu juga dengan "Pura Dewa" yang sukses dibawakan dengan  gaya yang rada nge-beat. Edwin yang pakar dalam "MIDI", bersama Iwang Noorsaid menaruh alunan gamelan Bali didalamnya.    

Tembang "Gayamu"  karya  Ricky Jo hadir dengan sangat nge-pop. Gaya vokal Ricky yang lembut, terkadang juga bisa tinggi, memang sangat khas. Dalam "Hanya Angan" Ricky Jo membawakannya dengan sangat enjoy. Alunan vokal yang datar, kadang diselingi dengan beat ringan Drumer-nya Yayang. Lagu ini sangat easy listening, enjoy dan masih sangat fresh meskipun didengar sudah lebih dari 20 tahun setelah lagu ini diciptakan.
 
Permainan keyboard Dian HP ikut mewarnai "Baralek Gadang". Lewat sentuhan jemarinya, tembang "Satu Lagi"  karya Iwang Noorsaid dan Ricky Jo, dibawakan dengan penuh penghayatan. Kombinasi dengan permainan gitar Morgan menambah manis lagu ini. [sir/cinmi/foto:ciptaproduction]
 
 
Track List :
 
  1. Hanya Angan
  2. Baralek Gadang
  3. Gantolle
  4. Pura Dewa
  5. Gayamu
  6. Satu Lagi
 
comments powered by Disqus