"Cipta Rasa Karsa" Kukuhkan Anomalyst Sebagai Sahabat & Sebuah Band

Selasa, 23 Oktober 2018

AnomalystSenin, 15 Oktober 2018, lalu Anomalyst sukses menggelar eksibisi dan sesi pra dengar album terbaru mereka "Cipta Rasa Karsa" di Kios Ojo Keos, Jakarta Selatan.

"Cipta Rasa Karsa" berisikan sembilan lagu, termasuk singel "Kaca", "Tropikalia", dan "Ikebana" yang sudah dirilis terlebih dahulu. Judul album ini diambil dari filosofi hidup Jawa yang dinilai mewakili fase hidup para personil yang sedang mekar dan berbunga-bunga, tergambarkan dari arahan artistik yang lebih terang dan berwarna.

Menurut gitaris/vokalis Anomalyst, Aryo Respati, "Cipta Rasa Karsa" merupakan sebuah karya yang mengukuhkan Anomalyst sebagai sahabat dan sebagai sebuah band. "Di titik ini kami sudah tidak bisa mundur lagi, harus selalu maju bersama, walaupun berat dan banyak tantangan, selama tujuannya baik, pasti akan ada jalan", ujarnya.

Band beranggotakan Aryo Respati Xavier Sastrowardoyo (gitar, vokal), Igantius Rigaskara (bass), Farisky Widjanarko (drum), dan Christianto Ario Wibowo (gitar, vokal) itu juga mendapat kehormatan bisa bekerja sama dengan Widi Puradiredja (Maliq & d’Essentials) pada singel "Komedi Putar". Di singel tersebut Widi berlaku sebagai co-producer dan turut memainkan synthesizer dan vocoder. 

Selain Widi Puradiredja, Anomalyst dibantu pula oleh musisi tamu, Menwangi Adriana Shinta, yang memainkan instrumen tradisi dari Betawi dan Cina bernama Tehyan dan Erhu pada lagu Anestesi, Purnama, dan Karsa.

Buat kamu yang belum dengerin album baru Anomalyst ini, langsung saja cari di layanan musik digital favoritmu ya! (pr/bug)

comments powered by Disqus