SoftAnimal Perkenalkan Singel Debut, "New Blood"

Rabu, 21 Maret 2018

SoftAnimal

Drummer Elephant Kind, Bayu Adisapoetra, memperkenalkan singel debut dari proyek musiknya, SoftAnimal. Dari serangkaian materi yang disiapkan untuk SoftAnimal, sebuah materi bertajuk "New Blood" didapuk untuk menjadi yang pertama dirilis.

Berbeda dengan materi-materi Elephant Kind yang biasa kita dengar, drummer yang akrab disapa Bayu itu mencoba kembali ke lingkup musik yang kerap dimainkan ketika belia, punk rock. Single "New Blood" terdengar kasar, old school, memiliki lirik yang sederhana namun tetap meluap berapi-api dengan tempo yang cukup cepat.

"New Blood" seakan mewakili empat lagu lain dari SoftAnimal yang akan terangkum dalam sebuah EP bertajuk "Nanook". Judul EP tersebut diambil dari mitologi Nanook dari suku Inuit di daerah Kanada bagian utara dan Alaska. Nanook dipercaya sebagai penguasa beruang kutub yang kerap kali diburu oleh suku Inuit, dagingnya diambil untuk dimakan dan kulitnya digunakan untuk bertahan dari dingin, dan restu Nanook dibutuhkan untuk pemburu bisa berhasil mendapatkan buruannya tersebut. Singkat kata, "New Blood" menjadi pengantar seorang Bayu Adisapoetra untuk berkenalan dalam ranah musik yang telah berjalan.

New Blood lebih ke semangat untuk berkenalan, memberi kabar tentang SoftAnimal dan EP yang tengah saya siapkan. Indonesia ataupun dunia memiliki ranah musik yang luas dan kaya, SoftAnimal adalah sesuatu yang baru dan saya pribadi berharap turut menjadi salah satu dalam ekosistem tersebut. Berjalan bersama meramaikan musik yang sudah ada atas nama karya seni yang saya banggakan setelah Elephant Kind,” tambahnya bersemangat.

Single "New Blood" telah resmi dirilis pada Jumat, 16 Maret 2018 lalu. Singel ini sudah dapat dinikmati melalui kanal Youtube, dan dalam waktu dekat akan beredar pula di beragam gerai layanan musik streaming. Singel ini juga akan diperkenalkan secara live pada pertunjukannya bersama Bam Mastro dan Elephant Kind di Shoemaker Studio Cikini, 28 Maret 2018 mendatang.

TENTANG SOFTANIMAL

Proyek SoftAnimal ini diinisiasi oleh Bayu sendiri, namun pada prosesnya ia dibantu oleh Lafa Pratomo sebagai produser. Lafa sendiri adalah musisi yang kerap terlihat bersama Danilla Riyadi dan Mondo Gascaro. Juga dibantu oleh Geraldo Oryza, gitaris yang seringkali terlihat mengiringi Neonomora yang juga rekan satu band ketika Bayu berjalan bersama band modern rock, No Talent di era 2009 – 2012 lalu. Dan dalam prakteknya nanti, Bayu akan membawakan lagu ini dengan bermain drum sambil bernyanyi.

Bermain bersama saudara - saudara saya Elephant Kind mengajarkan saya untuk membawa musik ke arah yang lebih dewasa, baik dari segi musikalitas maupun bagaimana mengemas musik menjadi produk yang lengkap. Berbekal dari pengalaman ini, saya coba tuangkan ide gila ke SoftAnimal. Apa yang terdengar dari SoftAnimal adalah terjemahan dari apa yang saya pikirkan dan hasrat saya yang diramu kembali oleh Lafa (Lafa Pratomo) dibantu oleh Aldo (Geraldo Oryza) dengan begitu baik. Termasuk dengan single New Blood ini yang menurut saya pribadi cukup menjadi gambaran keseluruhan musik SoftAnimal,” jelas Bayu dalam siaran persnya. (pr/bug)

comments powered by Disqus