Jalin Pertukaran Budaya, RI dan Inggris Garap Kolaborasi Musik

Jalin Pertukaran Budaya, RI dan Inggris Garap Kolaborasi Musik

Senin, 14 Agustus 2017

 Ada hal berbeda dan menarik dari panggung 'We The Fest' (WTF) tahun ini. Kolaborasi tak biasa yang menampilkan unsur budaya dari dua negara berbeda ditampilkan dalam pesta musik bertema musim panas terbesar di Asia Tenggara tersebut.

WTF adalah festival musik, seni, mode dan makanan yang diselenggarakan setiap tahun di Jakarta. Setiap tahunnya WTF menampilkan beberapa artis internasional maupun lokal dengan jenis musik yang berbeda.

Kolaborasi musisi dua negara ini ditampilkan oleh Laura Kidd, Dani Carragher dari Inggris serta grup musik Kunokini & Svaraliane dari Indonesia.

Perpaduan musik moderen dan tradisional tersebut merupakan misi budaya yang digagas oleh British Council -- satu organisasi budaya Inggris yang bergerak di bidang pendidikan dan seni.

Menurut Stefan Tirta, PIC British Council pada WTF 2017, penampilan musisi asal Negeri Ratu Elizabeth tersebut merupakan misi pertukaran dan kolaborasi budaya. Meskipun Inggris dan Indonesia adalah dua negara besar yang kaya akan kreativitas, kolaborasi budaya antar dua negara masih tergolong kecil. Sehingga dibutuhkan penyelenggaraan seperti ini.

Penampilan dibuka dengan aksi memukau dari Kunokini & Svaraliane. Grup musik tradisional eksperimental itu menarik perhatian pengunjung dengan lantunan musik tradisional seperti gendang, seruling dan instrumen perkusi lainnya.


Kolaborasi Laura Kidd, Dani Carragher dan Kunokini dalam We The Fest 2017 (Liputan6.com/Teddy Tri Setio Berty)
Beda halnya dengan Laura Kidd. Penyanyi wanita asal Bristol, Inggris yang punya gaya alternatif rock dan gloom pop itu berhasil mengajak penonton bernyanyi, mengikuti lirik demi lirik meski sebagian penonton masih awam dengan lagunya.

Di sela-sela penampilan, Laura mengucapkan rasa terima kasih kepada penonton yang datang dan British Council yang sudah mengundangnya sebagai perwakilan dari Inggris.

"Saya tahu ini adalah misi budaya yang dipelopori oleh British Council guna mempererat kedua negara," ujar Laura.

"Tak hanya saya dan Dani yang datang ke sini, akan ada musisi Indonesia yang akan tampil di Inggris," tambahnya.

Dani Carragher juga turut berterima kasih atas animo penonton. Hal menarik yang ditampilkan oleh Dani adalah lagu ciptaannya yang terinspirasi dari pengalamannya selama tinggal di Palestina.

Sebelum tampil, dua musisi Inggris ini sudah berlatih bersama dan tinggal di Depok untuk menciptakan kolaborasi yang apik.

Tak hanya Laura dan Dani, penyanyi internasional lain seperti Phoenix, The Kooks, Shura, Big Sean dan lainnya juga tampil di panggung WTF 2017. [ant/Jco]

 

comments powered by Disqus