Tolak Revisi RUU KPK, Slank Gelar "Mini Konser" di Gedung KPK

Senin, 22 Februari 2016

Slank membawakan 5 lagu untuk mendukung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberangus rasuah dan menolak revisi Undang-Undang (UU) Nomor 30 Tahun 2002 tetang KPK yang saat ini sedang digulirkan DPR di Senayan.

Grup band asal Jakarta ini, membawakan 5 lagunya itu saat konser mini di KPK, Jakarta, Senin (22/2), usai menemui pimpinan KPK Agus Rahardjo Cs. Kaka langsung membawakan lagu "Seperti Para Koruptor" (SPK) untuk membuka konser.

Aksi Slank ini mendapat dukungan sejumlah Slanker yang hadir di KPK, termasuk para pegawai dan pimpinan KPK, serta sejumlah aktivis antikorupsi di antaranya dari Indonesia Corruption Watch (ICW) dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta.

Setelah SPK, Slank membawakan lagu berjudul "Halal", yang juga masih menceritakan tentang antikorpsi. Sedangkan lagu ketiga yang dibawakan Slank, adalah "Hey Bung".

"Lagu ini dibuat tahun 93, agar KPK tidak dilemahkan," ujar Bimbim, drumer Slank, sebelum Kaka membawakan lagu "Hey Bung" tersebut.

Adapun lagu keempatnya, adalah "Koruptor Dor" dan Slank menutup konser mininya dengan lagu "Ku Tak Bisa" yang mampu membuat ratusan hadirin yang ada di halaman KPK ikut bernyanyi bersama. [gatra/c2/foto:istimewa]

comments powered by Disqus
Tidak ada event minggu ini