The Rain Tak Lagi Mellow

Selasa, 24 Februari 2009
Sejak terakhir merilis album "Serenade" pada tahun 2007, The Rain seakan hilang terbawa angin. Namun kini, grup band asal Yogyakarta ini kembali lagi dengan album keempat mereka, "Perjalanan Tak Tergantikan".

Jalur musik pop tetap dipilih mengingat masyarakat sudah bisa menerima mereka. Namun, dibanding tiga album sebelumnya, musik The Rain kali ini tak lagi mellow tetapi lebih nge-beat.

Ada sepuluh lagu dalam album terbaru band yang digawangi oleh Indra (vokal), Iwan (gitar), Ipul (bass), dan Aang (drum) ini. Mereka coba menggebrak lewat single pertama berjudul "Boleh Saja Benci" yang berirama beat. Konsep musiknya memang sesuai dengan selera pasar belakangan, tapi bisa dipastikan para penggemar setia mereka bakal mempertanyakan perubahan tersebut.

Tema lagu juga tak melulu tentang cinta saja. Seperti lagu "Psychedelic Rain" yang bercerita tentang kematian dan dikemas dengan distorsi gitar, atau "Perjalanan Tak Tergantikan" mengenai perjalanan hidup The Rain sendiri yang bernuansa akustik dan perkusi itu.

“Album ini lebih fresh dan paling ekspresif dari seluruh album yang sudah keluar. Rasanya lebih puas,” ujar Ipul, Jumat (20/02/09), di Surabaya, seperti yang dilansir Surya Online.

Sekedar informasi, album ini digarap sendiri tanpa music director. Mulai dari take suara, mixing, mastering hingga desain sampul album. Bagaimana hasilnya, kita tunggu respon pasar musik tanah air... (surya/mag)
comments powered by Disqus