Berawal Dari Youtube, Isyana Sarasvati Siap Tembus Industri Musik Internasional

Isyana Sarasvati
Berawal dari hobi iseng upload video saat menyanyikan lagu milik penyanyi lain ke Youtube, Isyana Sarasvati mulai menapaki karirnya di industri musik Indonesia. Bukan hanya Indonesia, Isyana juga siap menembus pasar luar negeri karena telah mendapatkan kontrak dari Sony Music Asia Pasific.

Gadis yang lahir di Kota Bandung pada 2 Mei 1993 ini mulai rajin "pamer" suara lewat situs berbagi video youtube sejak 2 tahun yang lalu. Beberapa lagu yang dia cover antara lain Boyfriend (Justin Bieber), Hummingbird (Katy Perry), End of Time (Beyonce) dan I Will Fly (Ten2Five). Hasilnya tidak mengecewakan karena video-video yang diunggahnya tersebut mampu meraup puluhan ribu penonton.  

Tak hanya memiliki suara yang indah, Isyana juga mahir memainkan organ elektronik atau elektone. Saat SMP Isyana sudah jadi juara elektone se-Indonesia dan bahkan pernah tampil di Java Jazz. Saat mengikuti kejuaraan se-Asia Pasifik, ia juga juara dan masuk tiga besar tingkat dunia di Jepang. Pada tahun 2012 silam, gadis yang juga piawai bermain  piano, saxophone, dan biola ini diundang menjadi bintang tamu pada ajang Yamaha Electone Festival (YEF) di Singapura.

Pada bulan Mei 2014, Isyana resmi dikontrak oleh label rekaman Sony Music. Oleh Sony, Isyana dikirim ke Swedia untuk menggarap album perdananya. Di bawah supervisi Hayden Bell, Creative Director dari Bell Hughes Music Group, Isyana berhasil menciptakan 14 lagu, salah satunya adalah single berjudul Keep Being You

Lagu ini diciptakan oleh Isyana dalam waktu hanya beberapa jam. Lagu dengan lirik bahasa Inggris ini diramu dengan paduan musik pop / R&B / soul. Hasilnya adalah sebuah lagu chill out, menonjolkan aksentuasi vokal Isyana dengan timbre mellow yang unik. Siapapun yang mendengarkannya akan langsung jatuh cinta. 

"Keep Being You" mendapatkan respon positif dari pecinta musik setelah dirilis pada tanggal 28 Oktober 2014. Lagu ini mampu menembus 10 besar di Top Singles iTunes Indonesia, dalam waktu kurang dari sepekan setelah dirilis.

Setelah perilisan single ini, Isyana akan disibukkan dengan membintangi film "Ranah 3 Warna" yang mengambil lokasi di berbagai tempat di luar negeri. Pada bulan Januari 2015 dia akan terbang ke London untuk menyelesaikan studi lanjutan Bachelor of Music with Honours Funded Degree Programme in collaboration with RCM London, UK.
 
Pendidikan Musik Vokal
Pada usia 16 tahun Isyana mendapatkan scholarship dari Pemerintah Singapore untuk menempuh pendidikan Music Performance di Nanyang Academy of Fine Arts (NAFA), Singapore, dan pada tahun 2013 telah berhasil meraih Diploma in Music Performance (2013). Dengan prestasi akademiknya, Isyana saat ini mendapatkan kembali full scholarship untuk studi lanjutan Bachelor of Music with Honours Funded Degree Programme in collaboration with RCM –London.

Di bawah supervisi dan  bimbingan yang sangat  intensif dari para pengajar profesional, terutama: Dr. Chen Hsing An Jessica, Lim Yau (2013-2014), Lim Shieh Yih (2012), Joyce Khoo (2010-2012); Avip Priatna (2009-2010); dan Paulus H. Yoedianto (1998-2008), Isyana telah mencapai sejumlah prestasi, antara lain: Juara 1, Kategori Professional, Kompetisi Vokal Nasional Tembang Puitik Ananda Sukarlan, Indonesia (2013); Gold Certificate, 5th Bangkok Opera  Foundation  Singing  Competition Bangkok, Thailand (2013); Juara 1, 6th Tan Ngiang Kaw/Tan Ngiang Ann  Memorial Vocal Competition, Singapore (2012); Pertukaran Pelajar ke Tainan National University of the Arts Tainan, Taiwan (2012).

Perjalanan Musik sebagai Solois dan Resitalis
Solois di Konser “The Bird of Time” Asian in Acapella (2014), Solois Vokal “The High Scorers Concert” BMus-3 Nanyang Academy of Fine Arts (NAFA), Singapore (2014). Guest Performer di acara NAFA

Fundraising  “Golf Tournament”, Singapore 2014. Vokalis di Konser “Opera in the Park “, Singapore 2014, Solois di Konser “Classical Goes to Cinema”, Jakarta (2014); Solois di  “Juvenum New Year Concert”, Jakarta (2014); Solois di Wonderful Christmas Concert, Aula Simfonia Jakarta – Indosiar (2013); Solois  dalam Dinner en Blanc Event, Singapore (2013); Soprano solo LOVE, NAFA Concert Series (2013); Solois Vokal The High Scorers Concert Diploma Nanyang Academy of Fine Arts (NAFA); Solois Bintang Tamu  Juara 1 Vokal Kompetisi di Singapore, di Final 7th Tan Ngiang Kaw/Tan Ngiang Ann Vocal Competition, Singapore (2013); Solois, di acara Remembering  Zubir Said’s  legacy (Singapore); Solois dalam Concert The Resonanz  Music Studio, Jakarta (2012); National High Achievers’ ABRSM Concert 2007, Jakarta (2017); National High Achievers’ ABRSM, Indonesia (2004)

Pengalaman Operatic
Sebagai Air Stewardess, Opera Comique  At The Airport with New Opera Singapore(2013); Singing Duet, Love Philosophy NAFA Concert Series, Singapore (2013); Solois pada Opera Comique 2 In The Class Room with New Opera Singapore (2012); Sebagai Rosina & Papegena, NAFA Opera Scene, Singapore (2012); Nanneta, NAFA Opera Scene Commedia Lirica, Singapore (2011)

Karier dalam instrumen  Electone dan Piano
Isyana mendalami  instrumen electone di bawah bimbingan Luana Marpanda, Pramudya Hindrawan, Mr. Inomoto. Sejumlah prestasi yang telah diraih, antara lain: 3 kali mendapatkan Juara Grand Prix Asia Pasific Electone Festival (2005, 2008, 2011); Terpilih menjadi salah satu dari 15 Composer Electone Dunia, yang tampil di Yamaha Electone Concours (YEC) 2012 di Tokyo, Jepang.

Mendalami instrumen piano, di bawah bimbingan Iswargia Sudarno, Isyana berhasil meraih sejumlah prestasi, antara lain: Lulus dengan ‘distinction ‘Grade VIII ABRSM (2007); 2 kali Finalis Nasional Yamaha Piano Kompetisi; 4 kali menjadi Juara 1 Kompetisi Piano Jawa Barat.(bbs/bug)