"Banjir" Amal Untuk Korban Banjir

Jumat, 28 September 2012
"Banjir" Amal Untuk Korban Banjir

Ada begitu banyak cara untuk membantu mereka yang tengah tertimpa bencana, salah satunya melakukan kegiatan amal. Kegiatan amal pun bermacam-macam, salah satunya adalah acara musik. Untuk skala dunia kita mengenal salah satunya adalah Live Aid yang dicetuskan oleh Bob Geldof dan Midge Ure. Pagelaran yang diselenggarakan pada tahun 1985 ini bertujuan untuk mengumpulkan dana membantu rakyat Afrika yang mengalami bencana kelaparan.

Di Indonesia, salah satu konser amal yang dikenal diselenggarakan oleh komunitas Kepedulian Orang Indonesia atau KOIN. Komunitas ini lahir dari keprihatinan akan kasus somasi milyaran rupiah sebuah rumah sakit terhadap Prita Mulyasari. Konser KOIN untuk Prita yang diselenggarakan pada tahun 2009 adalah konser amal perdana komunitas ini.

Konser amal berikutnya adalah pada tahun 2010 berturu-turut diselenggarakan Rock Charity for Yudhi Grass Rock, Konser KOIN Untuk Anak, dan Konser KOIN Senandung Untuk Negeri (Merapi, Mentawai, Wasior). Serta Konser Amal Untuk Donny Fattah pada Februari 2012 yang lalu.

Bencana memang tidak pernah datang diundang dan tidak terduga kapan akan datang. Pada 25 Agustus 2012, Sulawesi Tengah khususnya wilayah Sigi, Palu dan Parimo, diterjang banjir bandang. Hal ini yang kemudian mendorong untuk diadakannya Konser KOIN Senandung Untuk Negeri - Charity For Sulawesi Tengah (Sigi, Parimo, Palu) pada Rabu, 26 September 2012, di Hard Rock Cafe Jakarta.

Konser amal ini diprakarsai oleh Abdee Negara, Adib Hidayat, dan Andre "Opa" Samual. Bekerjasama pula dengan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Cabang Palu. Serta tentunya tak lepas pula dukungan dari berbagai kalangan yang menyumbangkan tenaga tanpa pamrih.

Sederetan musisi pun turut hadir memeriahkan konser amal tersebut. SLANK, Pee Wee Gaskins, Glenn Fredly, Titi DJ, Anji, Pasha "UNGU", Saykoji, The Titans, Anji, serta Kikan Namara adalah beberapa nama musisi yang terlibat. Sedangkan Farhan, Bayu Oktara, Ari Kirana, serta Novita Angie didaulat sebagai pembawa acara. Dihadiri pula pejabat dari teras pemerintahan Sulawesi Tengah.

Pengumpulan dana dilakukan lewat pelelangan. Gitar, tiket konser, lagu, serta sebuah kecupan dari Nikita Mirzani pun berhasil mengumpulkan akumulasi dana mencapai ratusan juta rupiah. Dua gitar milik Abdee "SLANK" Negara yang merupakan putra Sulawesi Tengah mencapai harga sangat tinggi. Salah satu gitarnya terjual senilai 80 juta rupiah. "Pemenang" gitar tersebut adalah Ketua Umum Partai Golkar dan pengusaha Aburizal Bakrie setelah melalui "persaingan" cukup alot.

Demi membantu saudara-saudara di Sulawesi Tengah yang tertimpa musibah, tak segan-segan banyak yang "menghambur-hamburkan" uangnya malam itu. Jutaan rupiah berhasil dikumpulkan oleh lagu-lagu milik SLANK dan dMasiv. Vina Panduwinata yang kebetulan lewat di depan Hard Rock Cafe menyempatkan untuk datang. Selain menyumbangkan sejumlah uang, penyanyi yang dijuluki Burung Camar ini spontan turut "menyumbangkan" pula suaranya.

"Kami berharap, selamanya tak akan pernah lagi menggelar konser amal serupa ini," harap Andre "Opa" Sumual. Harapan tersebut mewakili harapan jutaan orang. Tidak ada yang menginginkan terjadinya bencana. Namun bila hal tersebut terjadi kembali, ingatlah, masih banyak orang baik di dunia ini yang mau membantu kesulitan yang dialami.

[Yose/IT/foto:Yose] 

comments powered by Disqus