Agar tetap Eksis, Bikin Ide "Nyeleneh" Saat Peluncuran Album

Agar tetap Eksis, Bikin Ide "Nyeleneh" Saat Peluncuran Album

Bagi sebuah band, momenpeluncuran album menjadi sebuah kejadian yang tidak akan pernah terlupakan. Apalagi jika album yang diluncurkan merupakan album perdana, dimana saat mereka muncul sosoknya belum banyak yang mengenal. Kesalahan mengemas acara peluncuran bisa berakibat "fatal", apalagi ditambah dengan materi lagu dalam album yang diluncurkan datar-datar saja.
Album Baru dan Nasib Toko CD

Album Baru dan Nasib Toko CD

Mendengar informasi dari seorang kawan bahwa ada beberapa album lawas dari group band musik legendaris, Koes Plus, yang direkam ulang, saya langsung hunting untuk membelinya. Namun hunting album ini tidak seperti "perburuan" sebelumnya, dimana saya langsung mendatangi toko khusus CD/kaset. Biasanya saya sangat semangat untuk mengunjungi toko CD/Kaset "Duta Suara" di Jl Sabang, atau toko CD/Kaset "Aquarius" di Jalan Mahakam. Niat
Cherry Belle dan Kapitalisasi  Dunia Hiburan

Cherry Belle dan Kapitalisasi Dunia Hiburan

Sepertinya kini semua orang tahu kelompok vokal yang bernama Cherry Belle. Saya memberikan nama kelompok vokal, karena semua personel menyanyi dan menari di panggung. Tidak ada satupun diantara mereka yang memainkan alat musik. Kelompok vokal yang digawangi remaja putri usia, 15-21 tahun ini menjadi ngetop karena mengadopsi kelompok vokal negeri ginseng, Korea Selatan. Negara ini juga sukses mem-booming-ka
Model Distribusi Lagu dan Gerakan Anti Pembajakan

Model Distribusi Lagu dan Gerakan Anti Pembajakan

Minimnya pembeli keping CD/kaset, perusahaan rekamanan menyiasati distribusi dengan memanfaatkan jaringan toko/minimarket/SPBU hingga restoran waralaba. Cara ini dinilai efektif karena, ditengahnya maraknya aksi pembajakan, ada sebuah group band yang masih sanggup menjual CD dalam jumlah banyak dalam waktu singkat. Group rock "Slank" salah
Mimpi tentang Musik Indonesia Berjaya di Negerinya Sendiri

Mimpi tentang Musik Indonesia Berjaya di Negerinya Sendiri

Tidak banyak yang tahu jika 9 maret lalu adalah hari musik nasional. Saya sendiri baru mengetahui setelah melihat liputan tentang hari jadi itu pada keesokan harinya lewat televisi. Ternyata tidak ada gegap-gempita perayaan oleh pemerintah. Untungnya sebuah TV Swasta milik perusahaan group media terbesar mencoba memaknai hari jadi itu dengan sebuah
Jadi Musisi Jangan CENGENG

Jadi Musisi Jangan CENGENG

Setiap orang pasti pernah mengalami kegagalan, namun gagal bukan akhir segalanya. Dan bakal orang sukses adalah mereka yang bangkit segera setelah mengalami kegagalan. Ketika kesuksesan berhasil diraih, prestasi ini bukan malah membuat terlena dan manja. Dalam kancah industri musik Indonesia, tidak sedikit penyanyi dan musisi yang menjadi manja setelah meraih kesuksesan.
Jakarta dalam Syair,  Dari Koes Plus Sampai Slank

Jakarta dalam Syair, Dari Koes Plus Sampai Slank

Sebagai pusat pemerintahan dengan sejuta permasalahannya, Jakarta telah memberikan insiprasi bagi para musisi untuk mencipta lagu. Di era 60-an, band legendaris Koes Bersaudara yang akhirnya berubah nama menjadi Koes Plus, beranggotakan Tony Koeswoyo (organ), Yon (gitar), Murry (drum), dan Yok (bas) mengaku banyak mendapatkan ide
Geliat Musik Cadas Kota Bengawan : Sebuah Catatan tentang Scene Musik Rock Kota Solo [bag 3/Selesai]

Geliat Musik Cadas Kota Bengawan : Sebuah Catatan tentang Scene Musik Rock Kota Solo [bag 3/Selesai]

Era 2000an juga menjadi saksi lahirnya sebuah event pertunjukan rock/metal besar di kota Solo. Pada tahun 2004 beberapa individu yang terlibat di Down For Life mulai bergerak membentuk wadah event organizer untuk menggelar acara acara musik
Mengenali Potensi Musik Indonesia di Pasar Dunia*

Mengenali Potensi Musik Indonesia di Pasar Dunia*

Dari perbincangan dengan beberapa tokoh musik Indonesia yang pernah berpentas di luar negeri, inti permasalahannya selalu sama. Mereka masih kesulitan mendapatkan dana agar bisa mendapat kesempatan manggung di luar neger.
Geliat Musik Cadas Kota Bengawan : Sebuah Catatan tentang Scene Musik Rock Kota Solo [2]

Geliat Musik Cadas Kota Bengawan : Sebuah Catatan tentang Scene Musik Rock Kota Solo [2]

Pada awal 90an ada dua band metal besar yang mampir di Indonesia yaitu Sepultura pada tahun 1992 dan Metallica pada 1993. Hadirnya dua band papan atas tersebut semakin mamicu naiknya pamor metal yang sebelumnya memang sudah mulai mewabah di kota kota di Indonesia, termasuk Solo. Seiring dengan itu pula